- See more at: http://www.masasha.net/2012/05/cara-membuat-slideshowfeatured-content.html#sthash.PAzOedqM.dpuf

Showa

  • Founder Leader
  • Kursus Online
  • Profil de la Société Ambassadeur
  • Buku gratis dari Website di Indonesia
  • Pusat Informasi Benua Amerika
  • Profile Education Ambassador

Launching Day at Acol, 06 October 2013

Eco Park Ancol dipenuhi oleh ribuan relawan yang bersemangat memberanikan diri datang dengan satu tujuan yakni Gerakan Mengajar Indonesia (GIM). Gerakan ini adalah gerakan seluruh Indonesia yang berkonsentrasi terhadap duia pendidikan dari Sabang hingga Marauke. Festial Gerakan Mengajar Indonesia (GIM) ini bertujuan menggalang dana, kreatifitas dan suara untuk disalurkan kepada siswa-siswi di Nusantara yang membutuhkannya. Acara ini memiliki berbagai wahana dan sesi, saat pertama masuk kita disuguhkan dengan form registrasi yang dilanjutkan dengan sekilas penjelasan tentang Gerakan Mengajar Indonesia (GIM), setelah penjelasan berakhir sekitar lima belas menit, para relawan dihadapkan dengan berbagai wahana dan program. Beberapa wahan yang bisa kita ikuti adalah Surat Semangat yaitu para relawan mengirim surat kepada siswa-siswi di daerah yang isinya tentang rasa peduli para relawan terhadap siswa-siswi dan memberikan nilai semangat, Sign Together  adalah gerakan menandatangani baner bersama yang menunjukan bahwa kita peduli dengan saudara-saudara kita di daerah yang mempunyai semangat yang tinggi untuk belajar namun mereka kurang beruntung dalam hal fasilitas, Membuat Bingkisan yaitu relawan membuat mainan apapun yang bertema edukasi dari bahan bekas dan ramah lingkungan seperti kardus,
botol, sedotan dan sebagainya, bahan-bahan tersebu disediakan oleh panitia, Olimpiayde anak adalah kegiatan menari, lomba makan kerupuk, lomba kelereng, bakaik bersama anak-anak yang datang kesana yang menunjukan kepedulian dan kecintaan relawan kepada anak-anak dan ada juga Talk show bersama relawan yang perna diterjunkan ke daerah terpencil selama satu tahun.


Novusdekita mengambil bagian dari kegiatan ini, yang mana adalah salah satu program Novusdekita dibidang sosial. Fara Lana sebagai Duta Sosial mengambil andil dalam kegiatan ini salah satunya pada kegiatan Olimpiade anak yang juga diikuti oleh Riza, Saiful dan tentunya Siro. Kehadiran Novusdekita di sini adalah bukti dari keseriusan Novusdekita dalam rangka mendukung dunia pendidikan Indonesia, Sandi Saputra Sebagai Founder leader, menyurahkan bahwa Novusdekita harus tetap menjaga cita-cita dan mimpi Novusdekita seutuhnya. Di acara ini Novusdekita bersama sepuluh member berjuang dan sangat aktif dalama semua wahana. Member yang mengikuti kegiatan sosial ini adalah:

1.Sandi Saputra (International Relation 2013)                      8.Lady Vahshinta (International Relation 2013)
2.Eva Maria Rimper (International Relation 2013)              9.Achmad Sirojudi (International Relation 2013)
3.Dita Rahmayanti (International Relation 2013)                 10.Ghozy Syauqi (International Relation 2013)
4.Rizha Dwi Pradika (International Relation 2013)             
5.Farah Lana (International Relation 2013)
6.Syaiful Amri (International Relation 2013)
7.Andiarif Lukmansyah (International Relation 2013)

Dan didukung oleh empat senior yakni
1.Anugrah Panji (International Relation 2011)                     3.Syaiful (International Relation 2012)
2.Muhammad Imad Aqil (FIA 2012)                                          4.Wahyu Arfan (International Relation 2011)

Kagiatan ini memnjadikan Novusedekita exisit di dunia pendidikan, salin itu Novusdekita memberanikan diri Launching Day di acara ini. Launching Day ini bertujuan meresmikan Novusdekita sebagai organisasi yang bertujuan memberikan wadah bagi para pemimpi yang menginginkan mimpi dan harapan mereka terwujud. Launching day ini di awali denga berkumpulnya Founder, Member dan saksi ketiga disekeliling lingkaran Festifal GIM. Setelah Founder Leader Membacakan isi Launching yang isinya :

Mimpi adalah harapan dari hati . Cita-cita adalah harapan sederhana dari mimpi yang tersimpan di pikiran dan selalu menemani kita saat kita mulai memasuki dunia mimpi kita. Rencana adalah gagasan-gagasan yang menunjang harapan tentang mimpi dan cita-cita yang memiliki angka-angka yang menunjukan waktu yang singkat dalam melaksanakan segala sesuatu yang mendukung mimpi itu sendiri.

Kita berkumpul di sini dengan satu tujuan memberanikan diri menyebut kita sebagai Novusdekita. Kita adalah Novusdekita. Novusdekita akan menjadi wadah kita untuk memberanikan diri berdiri, bersuara dan bertindak.

Di disilah kini berdiri, untuk bersuara dan bertindak dalam menghadapi masa depan dengan kebebasan wawasan, tetap gaul dan menunjukan bahwa kita sebagai Novusdekita adalah manusia berprestasi seutuhnya.

Kita bersuara dengan Bahasa, Bertindak dengan technology, Bediri dengan Ekonomy, Berkumpul dalam organisasi, Bersembunyi secara rahasia dan Berkarya bersama Novusdekita.

Setelah selesai membacakan isi Launching Day, Founder Leader menandatangani plat bukti peresmian Novusdekita yang juga secara kreatif dibuat dari kardus di wahan Festial Gerakan Mengajar Indonesia (GIM), dilanjutkan penandatanganan oleh Ghozy Syauqi, Farah Lana dan member lainnya.

Stelah penandatanganan oleh founder dan member, dilanjutkan menari pihak ke tiga sebagai bukti bahwa Novusdekita juga didukung oleh para penggiat pendidikan lainnya. Saat Novusdekita memberanikan diri menjelaskan siapa dan apa itu Novusdekita kepada relawan lainnya mereka menyabut dengan sangat baik dan anggun yang menyatakan sangat mendukung gerakan Novusdekita sebagai gerakan organisasi dalam dunia sosial-pendidikan yang terbukti dengan banyaknya yang menandatangani plat Novusdkekita. Selain warga negara indonesia, ada warga negara asing yang mencoba membaca tujuan Novusdekita, dia sangat mendukung kegitana ini sebagai gerakan menuju pendidikan kebebasan wawasan dan prestasi.

Di sisni kami berdiri, bersuara dan bertindak. Kami adalah Novusdekita.

*arsip