- See more at: http://www.masasha.net/2012/05/cara-membuat-slideshowfeatured-content.html#sthash.PAzOedqM.dpuf

Showa

  • Founder Leader
  • Kursus Online
  • Profil de la Société Ambassadeur
  • Buku gratis dari Website di Indonesia
  • Pusat Informasi Benua Amerika
  • Profile Education Ambassador

TK di China Berasrama

Ren lao xin bu lao, ren qiong zhi bu qiong… ^^

Hayoooo ada yang  tau ngga itu peribahasa dari Negara mana??? Atau bahkan ada yang tau arti bahkan maknanya??? Itu peribahasa yang berasal dari negri pemilik tembok terpanjang didunia dan salah satu tujuh keajaiban dunia. Yupsss bener banget negri China. Peribahasa tadi punya arti “orangtua hati tidak tua, orang miskin ambisi tidak miskin.”

Ada yang tau kenapa tiba-tiba di topik kali ini kita buka dengan peribahasa pendidikan dari China?? ? sebabnya kita mau ngebahas tentang TK berasrama yang ada di China. Wahhhh anak-anak usia TK ko udah asrama ya?? Apa orangtuanya ngga takut anak-anaknya jauh dari jangkauan mereka? Kira-kira apa ya alasannya? Lets share..

Di China TK berasrama ini mulai diminati guys oleh para orangtua. Anak-anak usia kisaran mulai empat
tahun mulai disekolahkan dan menginap diasrama yang disediakan dari hari senin-jumat. Sedangkan untuk weekendnya mereka akan kembali ke rumah masing-masing. Bisa dibayangkan anak-anak sekecil ini sudah harus memulai pendidikan bidang kemandiriannya tanpa orangtua mereka masing-masing. Tujuannya sendiri sebenarnya untuk mempersiapakan anak-anak ini menjadi pribadi yang lebih mandiri siap menghadapi masalah hidupnya kelak. Tapi apa benar ya caranya seperti ini?

Sejarah TK berasrama sendiri berdiri sejak tahun 1949. di China sebenarnya dulu TK ini di dirikan untuk anak-anak yatim piatu yang harus kehilangan orangtuanya akibat perang saudara. Akan tetapi sekarang fungsinya sudah berubah menjadi tolak ukur “Status sebuah keluarga.” Saat ini anak-anak yang belajar di TK berasrama  bukan lagi anak-anak yatim piatu, melainkan anak-anak yang bisa dikatakan lebih berada serta lebih beruntung. Setiap harinya tidak sedikit anak-anak yang diantar ke asrama dengan mobil mewah sekelas Mercedes benz atau Audi. Fakta tadi sedikit banyak membuktikan bahwa TK ini sudah tidak berfungsi sebagaimana mestinya kan guys?

Ribuan orang tua mulai mendaftarkan anaknya ke sekolah ini. Dengan berbagai alasan salah satunya orangtua yang sibuk bekerja sudah tidak memiliki waktu dan energi untuk mengurus anak mereka. Ngga ketinggalan alasan lain yang menjadi penyebab hal ini guys. Yuk coba kita cari tau melalui Kepala Eksekutif TK kangqiao yang berafiliasi dengan Institut kesejahteraan China (ICW), Xu Jing. “dalam budaya tradisional China banyak nenek dan kakek yang tinggal dengan keluarga, dan (karena kebijakan satu anak di China) sering kali mereka memiliki empat nenek dan kakek , dua orangtua dan hanya satu anak dirumah mereka. Sejumlah orangtua khawatir kakek dan nenek akan merusak anak-anak, jadi mereka mengirimkan anaknya kesini.” Ujar Xu. Dan pada tahun 1990 jumlah orangtua yang mendaftar ke sekolah ini mencapai puncaknya. Meskipun tidak ada data kongkret dapat dipastikan bahwa TK berasrama memang cukup diminati.lalu bagaimana ya kira-kira tanggapan orangtua yang mendaftarkan anaknya di TK ini. Menurut orangtua murid “ kami melakukan banyak riset dan menemukan bahwa sekolah TK berasrama dapat bermanfaat bagi anak-anak dan membantu mereka lebih mandiri, dan memiliki kemampuan hidup yang lebih baik. Anak kami adalah anak yang ceria, dan merka menyukai ruangnya sendiri. Saat kami Tanya apakah mereka ingin tinggal diasrama mereka menjawab ya”

 Eittsss tapi jangan lupa guys, di balik peminat pasti ada pengkritik. Tidak sedikit juga kalangan yang mengkritik penggantian fungsi TK ini “mereka merasa asing dan tidak berhubungan. Mereka berjuang untuk mencari tempat mereka dikehidupan dan mereka tidak paham bagaimana berlaku dalam keluarga. Dapat menjadikan mereka independen hanya dipikiran orangtua dan itu kejam.” Begitu ujar salah seorang psikolog bernama Han Mei Ling yang kurang setuju dengan konsep TK berasrama.

Gimana guys menurut kalian sendiri? Kemandirian tidak dipungkiri memang sangat dibutuhkan seseorang untuk kulitas hidupnya. Tapi sebenarnya kita ngga perlu membayar mahal untuk itu. Ngga perlu dimulai dari hal yang ekstrim. Kita bisa mulai dari ruang lingkup yang kecil dulu. Seseorang Cuma perlu dukungan dan rasa percaya diri bahwa mereka memang bisa melakukan apa yang seharusnya mereka lakukan. Untuk apa menghilangkan kesempatan emas sukses dengan bimbingan orangtua kalau memang orangtua kita masih mampu? J karena seperti peribahasa di atas orangtua mungkin memang tua namun hatinya tidak lantas tua, dan memang ada orang miskin di dunia ini akan tetapi ambisinya belum tentu miskinJ
Sekian sharing kita kali ini. Sampai ketemu di topik berikutnya. (cc: Dreamers Radio)

-Education Ambassador of Novusdekita-